Saturday, October 27, 2018

Teori Konsumsi

Ekonomi Mikro atau Ekonomi Makro

  • Bagaimana rumah tangga memutuskan berapa banyak dari pendapatan mereka yang di konsumsi sekarang dan berapa banyak  yang ditabung untuk masa yang akan datang ?
  • Jawabannya akan mempunyai konsekuensi pada ekonomi makro.
  • Pada pembahasan-pembahasan terdahulu nampak bagaimana keputusan konsumsi rumah tangga mempengaruhi perekonomian secara makro.
Beberapa Hipotesis Fungsi Konsumsi, Sebagai berikut..

  1. Berdasarkan Tingkat Pendapatan Absolut (Keynes dan Kuznets)
  2. Berdasarkan Pendapatan Relatif (James S. Dusenberry)
  3. Berdasarkan Siklus Kehidupan (Brumberg Modigliani)
  4. Berdasarkan Pendapatan Permanen (Milton Friedman)
  5. Pendapatan Permanen Berdasarkan Pilihan Antar Waktu (Robert Hall dan Random Walk)
  6. Pendapatan Modern Dalam Hidup Penuh Ketidakpastian (John Y. Campbell dan N. Gregory Mankiw)
1. Fungsi Konsumsi Berdasarkan Pendapatan Absolut (Keynes dan Kuznets)



  • Keynes merumuskan bahwa fungsi konsumsi merupakan schedule konsumsi yang direncanakan pada berbagai tingkat pendapatan.
  • Keynes percaya bahwa schedule konsumsi yang direncanakan ini merupakan Fundamental Psychological Law, yang dimana perubahan konsumsi lebih kecil daripada perubahan pendapatan disposibel, artinya fungsi konsumsi memiliki kemiringan kurang dari satu. Pendapatan Disposibel atau Disposible Income (DI) adalah pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Disposible Income ini diperoleh dari Personal Income (PI) dikurangi dengan Pajak Langsung.

    [ DI = Personal Income - Pajak Langsung

    Pajak langsung (Direct Tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak pendapatan.
  • Keynes berpendapat bahwa konsumsi secara mutlak (absolut) cenderung banyak dipengaruhi dari tingkat pendapatan sekarang secara absolut.
  • Menurut keynes, pengaruh tingkat bunga terhadap konsumsi hanya sebatas teori dan dalam jangka pendek, pengaruh dari tingkat bunga terhadap konsumsi tidak penting, karena konsumsi lebih banyak dipengaruhi oleh pendapatan sekarang secara absolut.
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam Teori Konsumsi Keynes:
  1. Variabel Nyata, Fungsi Konsumsi Keynes menunjukkan hubungan antara pendapatan nasional dengan pengeluaran konsumsi yang keduanya dinyatakan dengan tingkat harga konstan. Jadi bukan pendapatan dan konsumsi nominal.
  2. Pendapatan yang Terjadi, Pendapatan nasional yang menentukan besar kecilnya konsumsi adalah pendapatan nasional yang terjadi pada saat itu (Current National Income). Jadi bukannya pendapatan sebelumnya atau pendapatan yang akan datang.
  3. Pendapatan Absolut, Fungsi Konsumsi Keynes variabel pendapatan nasionalnya merupakan pendapatan nasional absolut yang benar-benar terjadi saat itu dan bukan pendapatan permanen atau relatif.
  4. Bentuk Fungsi Konsumsi, Fungsi Konsumsi Keynes berbentuk lengkung yakni garis Co-Co' dengan nilai MPC yang menurun. Jika dalam berbagai buku dibuat linear, itu sebenarnya hanya untuk memudahkan dalam proses pembelajaran saja. Selain itu, fungsi konsumsinya tidak melalui titik silang sumbu nol. Tetapi fungsi konsumsi di mulai dari simbol "a" atau "Co". Sebagai pertanda besarnya konsumsi yang harus ada sekalipun pendapatan nasional nol.
2. Fungsi Konsumsi Berdasarkan Pendapatan Relatif (James S. Dusenberry)



  • Dasar teori Dusenberry lebih kepada pengembangan Teori Keynes yang didasarkan pada studi empiris dari Kuznets.
  • Menurut Dusenberry; Pengeluaran Konsumsi suatu masyarakat ditentukan terutama oleh tingginya tingkat pendapatan relatif tinggi yang pernah ia capai.
  • Untuk mempertahankan tingkat konsumsi yang tetap tinggi, maka ia harus mengorbankan atau mengurangi bersarnya saving.
  • Jikat pendapatan bertambah lagi, maka konsumsi mereka juga akan bertambah makin besar lagi. Namun, saving akan bertambah lebih sedikit daripada tambahan konsumsinya. Kenyataan ini akan dapat dijumpai sampa pada tingkat pendapatan tertinggi yang pernah ia capai.
  • Menurutnya, keputusan untuk mengkonsumsi dan saving sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosial (Status Sosial) dimana seseorang itu hidup. Jadi seseorang dengan pendapatan tertentu akan lebih banyak mengkonsumsi jika ia hidup dalam lingkungan sosial yang lebih kaya.
Ingat :
  • Dusenberry berteori bahwa Rumah Tangga senang memelihara standar hidup tertentu.
  • Menurtnya cukup beralasan jika fungsi konsumsi disajikan sebagai ; C = 𝑓 (𝑌𝑐 - 𝑌𝚙𝚙).
  • Di mana Yc adalah Pendapatan sekarang yang secara relatif selalu lebih tinggi daripada pendapatan sebelumnya, sedangkan Ypp adalah pendapatan sebelumnya. Jadi konsumsi yang akan dihubungkan dengan tingkat pendapatan relatif seseorang di dalam masyarakatnya.
  • Perubahan-perubahan dalam pendapatan nasional akan menghasilkan fungsi konsumsi dalam jangka pendek/
  • Misalnya jika pendapatan mereka merosot dari Y₃ ke Y₁, maka konsumsi mereka pun juga turun. Tetapi mereka tidak mau lagi melakukan konsumsi sebesar C₁ melainkan paling rendah mereka mau mengkonsumsi sebesar Ca atau di atas Ca dan bukan C₁.
  • Selanjutnya, jika pendapatan mereka naik lagi menjadi sebesar Y₂, maka konsumsi mereka juga akan naik sebesar Cb dan bukan C₂.
3. Fungsi Konsumsi Berdasarkan Siklus Kehidupan (Brumberg Modigliani)


  • Teori Modigliani didasarkan pada model Fisher dan Keynes.
  • Menurut model Fisher konsumsi bergantung pada pendapatan seumur hidup seorang. Kemudian, tujuan teori Modigliani ini ingin memecahkan teori Keynes berdasarkan data atas dasar teori Fisher.
  •  Menurut Modigliani, pendapatan bervariasi secara sistematis selama kehidupan seseorang dan tabungan membuat konsumen dapat menggerakan pendapatan dari masa hidupnya ketika pendapatan mereka tinggi ke dalam ketika mereka hidup dengan pendapatan rendah/pensiun.
  • Misal seseorang berharap hidup selamat T tahun lagi dan memiliki kekayaan total sebesar W dan pendapatan yang diharapkan sebesar Y selama pensiun R tahun dari sekarang. Berapa tingkat konsumsi mereka?
  • Jika kekayaan awal W dengan tingkat penghasilan sumur hidup R x Y sehingga konsumsi rata-rata selama hidupnya (T) tahun adalah sebagai berikut ;
    C = ( W + RY)/T dapat di tulis pula ; C = (1/T)W + (R/T)Y atau
    C = aW + bY. Dimana "a" dan "b" parameter dari pendapatan selama mereka hidup.
Misal ; Jika seseorang ingin hidup selama T = 80 tahun dan bekerja selama R = 35 tahun, maka fungsi konsumsinya adalah ; 
C = (1/80) W + (35/80)Y atau C = 0,0125W + 0,44Y 

  • Berdasarkan kepada variasi pendapatannya, maka teori konsumsi ini membagi pola konsumsi menjadi tiga bagian berdasarkan umur seseorang.
  1. Dari umur 0 (nol) hingga berusia tertentu (cukup dewasa) 
  2. Dari umur dewasa (umur produktif), maka ia sudah punya saving untuk bekal hidupnya di masa datang. 
  3. Ketika sudah berumur pensiun (tua) sehingga ia menjadi di saving lagi karena ia sudah tidak memiliki pendapatan lagi. 

  • Asumsi dasar Teori Konsumsi Siklus Hidup ini adalah "Bahwa individu merencanakan perilaku konsumsi dan tabungan mereka selama periode yang panjang dengan tujuan mengalokasikan konsumsi mereka untuk membuat hidup yang lebih baik dan stabil." 
4. Fungsi Konsumsi Berdasarkan Pendapatan Permanen (Milton Friedman)
  • Pada dasarnya, teori Friedman ini untuk melengkapi hipotesis konsumsi Modigliani, sehingga pendapatan permanen yang dimaksud juga berdasarkan model perilaku dari Irving Fisher yang rasional.
  • Menurut Teori ini, pendapatan dapat dibedakan menjadi dua yaitu; Pendapatan Permanen (Permanent Income) dan Pendapatan Sementara (Transitory Income).
  • Menurut Friedman ; Pendapatan sekarang (Y) terdiri dari pendapatan permanen (Yp) dan Pendapatan Sementara atau Permanen Transitori (Y𝖳) atau dapat ditulis Y = Yp + Y𝖳
  • Karena pendapatan merupakan Y = Yp + Y𝖳, maka konsumsi juga merupakan fungsi dari pendapatan tersebut sehingga fungsi konsumsi dapat ditulis C = Cp + C𝖳.
  • Bedanya, pendapatan permanen merupakan pendapatan rata-rata. Sedangkan pendapatan transitori merupakan penamabahan atau pengurangan dari pendapatan permanen yang tak diharapkan.



No comments:

Post a Comment